Universitas Komputer Indonesia
Sejarah
Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) secara resmi berdiri pada hari Selasa, tanggal 8 Agustus 2000 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional nomor 126/D/0/2000.
Awalnya dimulai pada bulan Juli tahun 1994 ketika didirikan Lembaga Pendidikan Komputer Indonesia Jerman, disingkat LPKIG, bertempat di jalan Dipati Ukur 102 Bandung . Dengan 1 ruang kelas berkapasitas 50 orang dan 1 laboratorium computer dengan 25 unit komputer, Lembaga ini membuka program pendidikan 1 tahun dengan 5 program studi yaitu Ahli Komputer Aplikasi Bisnis, Ahli Komputer Keuangan & Perbankan, Ahli Komputer Akuntansi & Perpajakan, Ahli Komputer Manajemen & Pemasaran dan Sekretaris Eksekutif. Jumlah peserta pendidikan pada tahun pertama ini sebanyak 233 siswa.
Pada tahun kedua, 1995, dibuka jenjang pendidikan 3 tahun untuk memenuhi animo siswa tahun pertama yang ingin memperdalam ilmunya, disamping pemikiran jangka panjang pengembangan institusi. Pada tahun ini juga dibuka program studi baru, meliputi : Ahli Komputer Teknik Informatika, Ahli Komputer Manajemen Informatika dan Sekretaris Eksekutif. Ruang kelas ditambah menjadi 2 buah dan laboratorium komputer menjadi 2 buah dengan jumlah siswa sebanyak 457 orang.
Pada tahun ketiga, 1996, dilakukan penambahan gedung kuliah baru bertempat di jalan Dipati Ukur 116 (gedung FISIP sekarang), sekaligus pemindahan pusat administrasi dan perkantoran. Digedung baru ini dilakukan penambahan 1(satu) Lab. Komputer, 5 (lima) Ruang Kuliah, Ruang Dosen dan Ruang Kemahasiswaan. Jumlah siswa dari tahun 1996 hingga tahun 1998 bertambah dari 632 orang menjadi 1184 orang.
Pada tahun kelima, 1998, dimulai pembangunan Kampus baru (Gedung Rektorat /Kampus-1 sekarang) berlantai 6 (enam) di jalan Dipati Ukur 114.
ung 4. Gedung ini kemudian dipakai sebagai kampus fakultas sastra dan desain visual.
Mulai tahun ajaran 2009-2010 UNIKOM telah membuka program Pasca Sarjana/Magister (S2) untuk bidang studi Magister Management dan Magister Sistem Informasi.
Fakultas
Berikut ini adalah fakultas-fakultas yang ada di UNIKOM, beserta program studinya masing-masing, baik yang jenjang strata 1 (sarjana – S1), atau yang diploma 3 (ahli madya – D3)
- Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
- Teknik Komputer (S1 dan D3)
- Teknik Informatika (S1)
- Teknik Industri (S1)
- Teknik Sipil (S1)
- Teknik Elektro (S1)
- Teknik Arsitektur (S1)
- Perencanaan Kota dan Regional (S1)
- Manajemen Informatika (S1 dan D3)
- Komputerisasi Akuntansi (D3)
- Fakultas Ekonomi
- Fakultas Hukum
- Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
- Ilmu Komunikasi (S1)
- Ilmu Pemerintahan (S1)
- Hubungan Internasional (S1)
- Sekretaris Eksekutif (D3)
- Public Relations (D3)
- Fakultas Desain
- Fakultas Sastra
Fasilitas
Fasilitas yang ada di UNIKOM cukup lengkap dari segi materi. Hampir semua hal ataupun kegiatan yang ada selalu disampaikan melalui jalur online. Mahasiswa juga bisa mengecek daftar nilai ujiannya melalui sebuah situs khusus. Selain itu tersedia juga laboratorium sesuai dengan bidang studi masing-masing, dan sesuai dengan namanya sebagai PTS komputer pertama di Indonesia, maka mata kuliah software dan hardware dijadikan sebagai mata kuliah wajib selama para mahasiswa menuntut ilmu di UNIKOM.
Bagi yang gemar berinternet, UNIKOM menyediakan sebuah fasilitas internet gratis bernama Cybernet, dimana disana para mahasiswa bisa online secara gratis dengan fasilitas komputer yang sudah tersedia. Atau bisa juga mahasiswa membawa komputer laptop, karena UNIKOM juga menyediakan fasilitas Hotspot (wi-fi)
Beberapa Fasilitas Online yang ada di UNIKOM :
- Fasilitas Utama
- Layanan Jejaring Sosial Unikom
- Unikom Mobil Layanan informasi akademik via Handphone
- Layanan informasi Nilai Online
- Kuliah Online dan Materi Kuliah Online
- Webmail Unikom
- Unikom WAP
- Informasi Autodebet
- Forum
- Blog Komunitas Unikom Bandung
- Perpustakaan
- Informasi Institusi
- Perwalian
- Dokumen Online
- Jadwal Online
- KRS Online
- Informasi Aset
- Akreditasi Institusi & Program Studi
- Sistem Informasi Evaluasi Perkuliahan
- Pasca Sarjana
- Daftar Alumni dan Komunitas alumni Unikom
- Informasi Lowongan Kerja
- Informasi Lowongan Kerja di jobecs
- BAAK
- Unikom Center
- MSDN Academic Alliance Microsoft Unikom
- Direktorat dan Lembaga Lainnya
Pranala luar
Apa kamu pengguna layanan Yahoo Mail Gratis? Apakah kamu bosan dan kesal dengan banner yang tampil pada sisi kanan layar New Yahoo Mail kamu?. Di sini ada solusi yang paling jitu untuk kamu yang menggunakan browser Mozilla Firefox.
Banner pada Yahoo Mail
Yang kamu butuhkan hanyalah 2 komponen berikut:
- Greasemonkey
Addons Firefox ini dapat menjalankan kode javascript pada website-website dengan alamat yang telah ditentukan pada kode tersebut.
Kamu bisa mendownloadnya di Mozilla Firefox Addons Website:
https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/748 - Script Hide Yahoo Mail for Greasemonkey
Script ini akan menyembunyikan Banner dengan menset variabel javascript setiap url pada halaman yang sedang di buka cocok.
Kode Javascript ini dapat di download pada:
http://amarullz.110mb.com/data/yahoocleaner.js
Cara Instalasinya mudah. Pertama buka browser (Harus Mozilla Firefox. Versi terbaru lebih baik). lalu Install Greasemonkey dengan membuka link di atas, ikuti perintah instalasi dan restart browser kamu.
Setelah browser restart, buka url yang ada pada point 2 untuk membuka yahoo mail cleaner. pada browser akan tampil jendela instalasi script. Lakukan instalasi dan ikuti perintah yang diminta.
Sekarang coba buka Yahoo Mail kamu.
Selamat mencoba…
Yahoo Mail setelah Hack
Saya sedikit terkejut ketika mencari-cari referensi software audio untuk GNU/Linux di internet, karena hasil yang saya dapatkan lebih dari sekedar “MEMUASKAN”.
Kenapa? karena ternyata kemampuan software-software audio produksi masal ini memiliki kualitas, kuantitas, dan permorma yang jauh di atas software-software komersial yang ada di windows.
Dengan mengimplementasikan Jack pada GNU/Linux, performa transfer data audio dari aplikasi ke soundcard sangat meningkat secara drastis. Berikut adalah daftar dari beberapa software yang saya kira layak untuk digunakan sebagai aplikasi studio rekaman profesional ataupun home production.
1. Rakarrack ( http://rakarrack.sourceforge.net/ )
Saya tidak pernah mengira akan mendapatkan software guitar fx di linux, setelah bertanya pada abah google, saya mendapatkan banyak sekali pilihan guitar fx di linux, dan yang satu ini adalah yang saya rasa terbaik, termudah, terkumplit, dan tercepat. Dengan memanfaatkan Jack dan realtime-kernel (bila mendukung), software ini dapat menerima sinyal dari guitar - memprosesnya - dan mengirimnya ke soundcard tanpa jeda 1ms pun atau dalam bahasa sunda disebut dengan “Realtime”. Sangat berbeda jauh dengan aplikasi guitar fx yang sering saya gunakan di Windows yaitu (Guitar FX Box),
Guitar-FX Box memerlukan jeda 5ms sebelum kita dapat menerima suara dari guitar yang kita mainkan, itu pun kalau soundcard compatible dengan directx. Selain cepat, Rakarrack juga mendukung resolusi audio sampai 96khz/32bit (tergantung setting, dan bisa sampai 106khz bila pada jack di atur sedemikian rupa), sedangkan pada GuitarFX Box hanya mendukung paling tinggi 48khz/16bit yang nota-bene tidak memenuhi standard minimum untuk dijadikan raw mixing (96khz/24bit).

Rakarrack
Rakarrack mendukung banyak preprocessor, mulai dari preamp, distortion, overide, wah, chorus, reverb, delay/echo, sampai noise-gate, developer juga sedang mengembangkan multicompressor yang nantinya berfungsi lebih baik dalam menyaring hiss yang masuk.
2. Ardour ( http://ardour.org/ ) dan Audacity ( http://audacity.sourceforge.net/ )
Ardour dan Audacity merupakan aplikasi Multi track recorder, yang berfungsi untuk melakukan rekaman multi track. Para pengguna windows mungkin ada yang tidak asing dengan Audacity karena software ini compatible dengan windows, tapi untuk Ardour hanya terdapat pada GNU/Linux dan Mac OSX.
Ardour memiliki kemampuan yang jauh di atas Audacity dan Ardour lebih ditujukan untuk penggunaan professional, sedangkan Audacity lebih kepada home production, terasa pada loading awal Audacity lebih cepat dari Ardour dan space instalasi Audacity jauh lebih kecil dari Ardour, tapi Ardour memiliki fasilitas yang jauh di atas Audacity. Bila Audacity bisa di sejajarkan dengan CoolEdit pada Windows, sedangkan Ardour bisa di sejajarkan dengan ProTools pada windows.

Ardour 2
Kedua software memiliki interface mirip pita rekaman, kita dapat melakukan rekaman sambil menjalankan track lain, sehingga timing dan posisi audio yang sedang di rekam cocok dengan audio lainnya yang telah di rekam.

Audacity
Kedua software tersebut memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri, yang saya sarankan bila akan melakukan editing audio secara cepat atau seadanya gunakan Audacity, tapi bila akan melakukan rekaman multitrack dan mixing dengan manajemen rekaman yang lebih baik gunakan Ardour.
3. Rosegardern ( http://www.rosegardenmusic.com/ ) dan LMMS ( http://lmms.sourceforge.net/ )
Kedua software ini adalah software syntesis yang menggabungkan midi dan audio secara berkesinambungan. Midi merupakan interface audio secara virtual, dengan memasukan note/tangga nada kita dapat mendapatkan hasil seperti seseorang telah memainkan instrumen yang dimaksud (padahal komputer yang melakukannya untuk kita).
Aplikasi semacam ini pada windows diantaranya Cubase dan Fruty Loop. Sangat berguna untuk digunakan pada home production maupun professional, terutama untuk rekaman rumahan, yang mungkin sulit untuk melakukan rekaman langsung pada instrument-instrument seperti biola, celo, piano, guitars atau bahkan drums dan bass.
![]()
LMMS
Sebenarnya saya hanya menggunakan aplikasi ini untuk memvirtualisasi drums dan bass atau sedikit unsur orchestra untuk background ( masalah keterbatasan hardware/instrument ), karena bila terlalu berlebihan dalam penggunaan midi pada musik dapat mengakibatkan Soul/Perasaan dari musik yang didengarkan hilang. Terbayang gak? Musik dimainkan oleh mesin??? Gak berperasaan banget….
![]()
Rosegardern
Wah sebenarnya masih banyak yang menarik dengan Audio processing & recording pada GNU/Linux, seperti aplikasi untuk mixing, mastering, LADSP (effek/multiprocessor), player dan sebagainya. Tapi mungkin saya bahas pada kesempatan lainnya. Untuk lebih jelasnya, coba saja kunjingi Situs ( http://linux-sound.org/ ), pada situs tersebut terdapat hampir semua aplikasi Audio yang terdapat di GNU/Linux.

